Motif Pengerahan Pasukan Turki ke Suriah

Rate this item
(0 votes)
Motif Pengerahan Pasukan Turki ke Suriah

 

Turki mengumumkan pengerahan pasukan khusus ke daerah Ras al-Ayn di timur laut Suriah.

Kementerian Pertahanan Turki mengatakan pasukan ini dikirim dari kota Silvan di provinsi Diyarbakir di tenggara Turki ke Ras al-Ayn di provinsi al-Hasakah Suriah pada hari Rabu. Militer Turki menduduki bagian utara dan timur laut Suriah selama dua tahun terakhir dengan dalih memerangi teroris. Pada saat yang sama, Ankara juga mendukung kelompok teroris yang beroperasi di sebagian daerah Suriah. Hingga kini, sekelompok tentara Turki juga masih ditempatkan di daerah utara dan timur laut Suriah. Invasi tentara Turki ke wilayah Suriah menyulut kecaman dari pemerintah dan rakyat Suriah, serta masyarakat internasional.

Pasukan Turki dikirim ke Suriah ketika presiden tiga negara yaitu: Iran, Rusia dan Turki pada pertemuan terbarunya dalam kerangka perjanjian Astana menekankan mengenai Suriah bersatu, merdeka dan berdaulat tanpa kehadiran kekuatan asing. 

Mengenai masalah ini tampaknya berkaitan dengan plot AS memecah-belah Suriah. Peneliti Amerika Irina Tsukerman percaya bahwa proyek AS menyatukan Kurdi Suriah tidak akan berhasil, karena perbedaan mendasar antarkelompok Kurdi, afiliasi intelektual Kurdi Suriah dengan Kurdi Irak dan Turki, serta penentangan keras Turki terhadap pembentukan front persatuan Kurdi di Suriah. 

Di satu sisi, pembicaraan Astana yang dimulai sekitar tiga tahun lalu dengan partisipasi Iran, Rusia dan Turki demi mengakhiri krisis sembilan tahun perang saudara di Suriah. Tetapi Turki khawatir tujuan AS dalam pembicaraan Aliansi Kurdi dan melemahnya pemerintah pusat Suriah akan memperkuat posisi Kurdi yang mendorong peningkatan separatisme di negara ini dan Turki sendiri.

Di sisi lain, Turki berusaha memperkuat posisinya di Suriah dengan menempatkan pasukan di negara ini sehingga sebelum pemilu presiden As berikutnya yang mungkin tidak lagi dijabat Trump bisa memperkuat posisinya di Suriah dengan kehadiran militernya. Dari perspektif ini, ada kemungkinan tentara Turki akan terus menyerang Kurdi Irak dan membangun pangkalan militer baru. Selain itu, ada kemungkinan Turki kembali menduduki bagian lain dari wilayah utara Suriah dengan menyerang posisi Kurdi Suriah.

Namun, apa yang terjadi di Asia Barat saat ini tidak akan menjamin kepentingan Turki atau Suriah, tetapi rezim Zionis dan Amerika Serikat akan mengambil keuntungan penuh dari situasi tersebut. Tentu saja Turki juga harus memperhatikan masalah ini. Kerangka kerja pertemuan Astana dan Sochi yang ditandatangani oleh Ankara dan Tehran harus dipatuhi, sebab jika tidak, maka akan merugikan mereka dan semakin mengganggu stabilitas kawasan.

Read 25 times

Add comment


Security code
Refresh