Komandan IRGC: Iran Termasuk Lima Negara Unggul Dunia di Bidang Drone

Rate this item
(0 votes)
Komandan IRGC: Iran Termasuk Lima Negara Unggul Dunia di Bidang Drone

 

Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, IRGC, mengatakan, Republik Islam Iran, dalam teknologi pesawat tanpa awak, termasuk lima negara unggul dunia.

Mayjen Hossein Salami, mengatakan bahwa Iran, di bidang produksi drone, istimewa, dan termasuk lima negara unggul dunia, dan pada saat yang sama Iran memproduksi kompresor turbin.
 
Ia menuturkan, “IRGC di bidang Kecerdasan Buatan (AI) juga berhasil meraih sejumlah kemajuan yang cukup mengejutkan.”
 
Berbicara di sebuah pertemuan yang dihadiri oleh para intelektual di Universitas Imam Hossein, Komandan IRGC mengatakan, “Capaian-capaian teknologi dan sains yang dicapai IRGC sangat luar biasa, akan tetapi karena sebagian besar dari capaian itu berklasifikasi, maka ada sejumlah pembatasan dalam publikasinya.”
 
 
Kami Tumbuh di Bawah Tekanan Kebutuhan
 
Komandan IRGC menekankan bahwa Iran tumbuh di bawah tekanan kebutuhan, dan menuturkan, “Dalam masalah militer, negara-negara dunia terbagi menjadi dua bagian, di tempat tertentu, doktrin-doktrin lebih terbelakang daripada teknologi dan memperhatikan kebutuhan-kebutuhan, tapi di negara-negara maju, teknologi lebih depan daripada doktrin, dan kita harus sampai pada level dimana teknologi lebih depan daripada doktrin.”
 
Mayjen Hossein Salami menambahkan, “Pangkalan Pembangunan melakukan banyak pekerjaan yang menakjubkan seperti membangun anjungan lepas pantai, pembangkit listrik, dan kilang minyak yang selama ini hanya bisa dilakukan negara asing.”
 
 
Seluruh Capaian Dirgantara Iran Dicapai di Masa Sanksi
 
Komandan IRGC menekankan bahwa saat ini produksi satelit dan peluncur satelit, peluncuran dan manajemen satelit setelah peluncuran, menjadi hal mudah bagi Iran. Menurut Mayjen Hossein Salami, seluruh capaian itu diraih di masa sanksi.
 
Mayjen Hossein Salami menjelaskan, “Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, yang menegaskan bahwa akurasi rudal-rudal balistik kita harus mencapai seratus persen.”
 
 
Jika Musuh Kita Rezim-Rezim Terbelakang, Maka Kita akan Terus Lemah
 
Komandan IRGC mengatakan, “Kita akan menjadi kuat bersama musuh yang besar, dan jika musuh kita adalah rezim-rezim terbelakang, maka kita akan selalu lemah, tapi ketika kita bermaksud melawan Amerika Serikat, maka kita harus membangun kekuatan yang setara dengan negara itu, dan kekuatan ini bukan semata-mata pertahanan, dan satu-satunya yang menyelamatkan negara kita dari setiap krisis adalah ilmu pengetahuan dan teknologi, dan sampai sekarang pun dengan instrumen ini kita berhasil melewati berbagai krisis, dan pencegahan bisa diwujudkan dengan kekuatan.”
 
 
Wa’d Sadiq 3 Mungkin Saja Terjadi pada Posisi dan Kondisinya
 
Mayjen Hossein Salami, pada saat yang sama menyinggung operasi Wa’d Sadiq yang merupakan sebuah titik dari arena luas perang, dan terjadinya Wa’d Sadiq 3 dalam posisi dan kondisinya.

Read 16 times