Salman Rushdie, Penulis The Satanic Verses, Diserang di atas Panggung di New York

Rate this item
(0 votes)
Salman Rushdie, Penulis The Satanic Verses, Diserang di atas Panggung di New York

 

Salman Rushdie, penulis buku anti-Islam yang menghujat, telah diserang di atas panggung dalam sebuah acara di New York, menurut media AS.
Kondisi Rushdie tidak segera diketahui, tetapi rekaman video dari insiden itu menunjukkan orang-orang bergegas membantunya setelah dia diserang di acara di Kabupaten Chautauqua.

Seorang pria bergegas ke panggung di Chautauqua Institution dan menyerang Rushdie saat dia diperkenalkan, seorang saksi mengatakan kepada Reuters, menambahkan penyerang kemudian ditahan.

Polisi mengatakan Rushdie menderita luka tusukan di lehernya dan diangkut dengan helikopter ke rumah sakit.

Orang yang mewawancarai Rushdie juga mengalami cedera kepala ringan, kata polisi negara bagian itu.

Rita Landman, seorang ahli endokrin yang hadir di antara penonton, mengatakan bahwa Rushdie memiliki beberapa luka tusukan, termasuk satu di sisi kanan lehernya, dan ada genangan darah di bawah tubuhnya, New York Times melaporkan.

"Orang-orang berkata, 'Dia memiliki denyut nadi, dia memiliki denyut nadi, dia memiliki denyut nadi,'" kata Landman.

Bill Vasu, 72, yang menghadiri acara tersebut, mengatakan dia melihat pria itu bergegas ke Rushdie dan mulai menyerangnya. "Saya hanya bisa melihat tinjunya seperti memukul Salman," katanya.

“Hanya ada satu penyerang,” kata Elisabeth Healey, 75, yang berada di antara penonton. “Dia berpakaian serba hitam. Dia mengenakan pakaian hitam longgar. Dia berlari dengan kecepatan kilat ke arahnya.”

Beberapa saksi mengatakan penyerang dapat mencapai Rushdie dengan mudah, berlari di atas panggung dan mendekatinya dari belakang.

Roger Warner, yang sedang duduk di barisan depan di amfiteater, mengatakan dia melihat seorang pria jangkung dan ramping melompat ke atas panggung dari sisi kiri dan mulai menyerang Salman Rushdie.

Dia mengira pria itu telah meninju wajah Rushdie tiga atau empat kali. Kemudian dia melihat darah. "Dia berlumuran darah dan ada darah mengalir ke lantai," kata Warner. "Saya baru saja melihat darah di sekitar matanya dan mengalir di pipinya."

Rushdie adalah penulis "The Satanic Verses", sebuah novel penghujatan tentang Islam yang diterbitkan pada tahun 1988 yang memicu kemarahan umat Islam di seluruh dunia.

Menyusul penerbitan buku tersebut, Imam Khomeini, pendiri Republik Islam, mengeluarkan fatwa yang menyerukan kematian

Read 66 times

Add comment


Security code
Refresh