کمالوندی
Bangsa Iran Merayakan Kemenangan Pada Hari Nasionalisasi Minyak
Tanggal 29 Isfand dalam penanggalan Hijriah Syamsiah, atau yang bertepatan dengan tanggal 19 Maret tahun 2017, diperingati sebagai Hari Nasionalisasi Minyak Iran. Pada hari ini, tercatat salah satu peristiwa paling bersejarah dalam kalender Persia sebagai hari perawanan bangsa Iran terhadap kekuatan penjajah. Tanggal 29 Isfand adalah hari kemenangan bangsa Iran dalam perjuangan melawan despotisme di dalam negeri dan penjajahan pihak asing.
Sebelum Revolusi Islam Iran, nasib minyak negara ini sedemikian rupa sehingga dampak dari penyalahgunaan ekonominya berlanjut bahkan setelah kemenangan Revolusi Islam. Ini terjadi karena ketergantungan sistem ekonomi pada perekonomian produk tunggal
Nasionalisasi Industri Minyak Iran menyatu dengan sejarah perjuangan bangsa Iran melawan kekuatan asing. Peristiwa ini membuat Iran mampu merebut kembali kemandirian politik dan ekonomi dari kekuasaan asing. Pada tanggal 20 Maret 1951, setelah melewati satu periode politik penuh intrik dan ketegangan dalam hubungannya dengan Inggris, akhirnya Iran berhasil memutuskan pengaruh Inggris di negara ini. Di hari ini, para wakil rakyat Iran di parlemen meratifikasi rancangan undang-undang Nasionalisasi Industri Minyak Iran.
Hari Nasionalisasi Minyak
Sejarah perminyakan Iran dimulai sejak eksplorasi dan ekstraksi sumber minyak di wilayah Masjid Soleiman, di Iran selatan, oleh George Bernard Reynolds.
Siapakah Reynolds? Dia adalah seorang lulusan Sekolah Tinggi Teknik Kerajaan India yang memiliki pengalaman pengeboran di Sumatra. Dia direkrut sebagai pegawai lapangan William Knox D'Arcy, seorang investor Inggris yang sukses di sektor pertambangan emas di Australia dan berhasrat untuk mencoba keberuntungannya di sektor minyak Persia. D'Arcy, adalah raja minyak Iran yang tidak pernah menginjakkan kakinya ke Iran.
Pemerintah Mozaffaruddin Shah pada tahun 1901 memberikan D'Arcy konsesi minyak di seluruh wilayah Iran kecuali Azerbaijan, Gilan, Mazandaran, Gorgan, dan Khorasan, yang berbatasan dengan Rusia. Konsesi itu berlaku selama 60 tahun. Akan tetapi konsesi tersebut tidak hanya terbatas pada minyak melainkan seluruh tambang mineral Persia.
April 1904, D'Arcy diminta untuk menghentikan operasi eksploitasi minyaknya dan merelokasi seluruh perlengkapan minyaknya ke Khorramshahr untuk direlokasi ke Inggris. Karena nyaris tiga tahun operasinya di Iran dan biaya operasional yang tinggi telah menyeret perusahaan D'Arcy, hingga ke ambang bangkrut. Guna mengantisipasi kemungkinan hilangnya konsesi yang dimiliki D'Arcy dan juga persaingan dengan perusahaan Burma Oil di London. Kedua pihak sepakat bekerjasama dengan membentuk sindikat bernama Anglo-Persian Oil Company (APOC).
Pada Juni 1913 Winston Churchill, Laksamana Agung Angkatan Laut Britania, menyerahkan memorandum kepada kabinet yang isinya suplai minyak untuk armada Angkatan Laut Kerajaan. Kabinet setuju prinsip yang ditawarkan bahwa pemerintah harus meraih saham mayoritas di pihak pemasok bahan bakar terpercaya. Setelah perdebatan panjang di kabinet, diputuskan bahwa pemerintah sendiri akan menjadi pemegang saham Anglo-Persian Oil Company (APOC).
Setelah pemerintah Inggris menjadi pemegang saham APOC, di lain pihak pemerintah Iran menandatangani kontrak dengan perusahaan lain termasuk Bakhtiari Oil Company, First Exploration Oil Company. Kontrak-kontrak tersebut semakin melemahkan posisi pemerintah pusat Iran dan penentangan dari berbagai etnis dan kelompok nomaden pun semakin meningkat.
Di tengah meningkatnya nasionalisme Iran, ditetapkan satu pasal hukum pada 22 Oktober 1947 oleh pemerintah Iran guna merevisi konsesi Anglo Iranian Oil Company (AIOC), yang menjadi isu dominan dalam kehidupan politik di Iran selama beberapa tahun ke depan.
Hari Nasionalisasi Minyak
enariknya, pemerintah Inggris tidak tampak kecewa atas penetapan hukum tersebut karena dengan demikian, Uni Soviet kehilangan kesempatan untuk menjamah minyak Iran. Di satu sisi, para pejabat Inggris mulai berunding dengan para pejabat Iran untuk menjaga kepentingan minyak mereka di wilayah selatan Iran. Hasilnya adalah bahwa kedua pihak menyepakati revisi.
Kesepakatan tersebut memancing penentangan hebat di dalam negeri termasuk dari kalangan anggota parlemen dan pengamat. Akan tetapi pada akhirnya tanggal 17 Juli 1949, kesepakatan tambahan untuk konsesi 1933 ditandatangani oleh direktur AIOC Neville Gass dan Menteri Keuangan Iran, Abbasqoli Golshaiyan.
Kesepakatan tersebut memang memihak pada Iran, akan tetapi pemerintah Inggris mampu mengeruk berbagai konsesi hukum untuk kesepakatan D'Arcy yang juga ditandatangani oleh parlemen. Inggris berhasil memperpanjang kesepakatan tersebut hingga 33 tahun. Selama itu penguasaan minyak Iran oleh pemerintah Inggris akan dijamin pemerintah Tehran.
Berdasarkan pasal kesepuluh dalam kesepakatan tersebut, Inggris memiliki legalitas hukum dan pemerintah Iran tidak dapat dengan mudah membatalkan kesepakatan tersebut. Akan tetapi berbagai dialog dan pembahasan meluas tentang masalah ini telah menyadarkan masyarakat Iran yang akhirnya menyulap upaya memperjuangkan hak bangsa dari bentuk perjuangan diplomatik menjadi sebuah gerakan nasional.
Ayatullah Kashani tampil untuk membimbing gerakan perjuangan tersebut. Dia merilis pernyataan keras kepada AIOC dan menuntut pembatalan kontrak. Meluasnya tuntutan pembatalan kontrak tersebut dalam masyarakat sangat buruk bagi AIOC dan rezim Shah. Ayatullah Kashani akhirnya diasingkan ke Lebanon. Ayatullah Kashani kembali dari pengasingannya di Lebanon pada tahun1950 dan melanjutkan perjuangan nasionalisasi minyak Iran.
Atas imbauan Ayatullah Kashani, sejumlah partai nasionalis serta puluhan ribu warga berkumpul di bundaran Baharestan. Di akhir demonstrasi itu dirilis statemen yang menentang kesepakatan dengan AIOC. Gerakan rakyat dipimpin oleh Ayatullah Kashani berhasil menyingkirkan seluruh halangan dalam upaya nasionalisasi minyak. Akhirnya, nasionalisasi minyak Iran disetujui pada tanggal 24 Esfand di Majlis dengan suara mutlak dan resmi ditetapkan pada tanggal 29 Esfand 1329 (19 Maret 1951).
Dalam butir pertama RUU Nasionalisasi Industri Minyak Iran disebutkan, “Atas nama kesejahteraan bangsa Iran dan dalam rangka mewujudkan perdamaian dunia, kami para penandatangan di bawah ini mengusulkan nasionalisasi minyak Iran di seluruh kawasan tanpa pengecualian, yakni seluruh operasi eksplorasi, penambangan, dan pemanfaatan harus ditangani pemerintah.”
Nasionalisasi Industri Minyak Iran bukan hanya menjadi pemantik dalam sejarah perjuangan bangsa Iran melawan kekuatan arogan dunia, tapi juga menjadi teladan bagi sejarah transformasi politik di Timur Tengah. Jamal Abdul Nasser, mantan Presiden Mesir mencontoh Nasionalisasi Industri Minyak Iran dengan berupaya menasionalisasikan terusan Suez di Mesir.
Dengan mencermati pengaruh regional dan internasional Nasionalisasi Industri Minyak Iran, gerakan revolusioner ini sangat merugikan dan melukai para pemimpin kolonialisme Inggris. Para pejabat Inggris telah melakukan pelbagai upaya dan intrik untuk mencegah upaya Iran menasionalisasikan industri minyaknya. Setelah gagal mencegah gerakan revolusioner ini, mereka kemudian fokus untuk menghambat pelaksanaannya. Karena peristiwa ini sangat mempengaruhi posisi Inggris di Timur Tengah dan menjadi pemicu keluarnya Inggris dari kawasan ini.
Hari Nasionalisasi Minyak
Penemuan minyak menciptakan revolusi industri dan sesuai dengan urgensinya turut mempengaruhi transformasi politik, sosial dan perubahan struktur ekonomi negara-negara yang memiliki cadangan yang disebut emas hitam ini. Sebelum penemuan minyak, Iran telah memiliki posisi strategis baik dari sisi politik maupun geografi. Kondisi ini membuat negara-negara imperialis menjadi tamak dan ingin menguasainya. Rusia masuk dari utara dan Inggris dari selatan. Sebelumnya, Portugal dan Belanda berusaha menancapkan pengaruhnya atas penguasa Iran dan bila dimungkinkan mereka ingin menjajah negara ini.
Iran tidak pernah dijajah secara langsung oleh bangsa lain. Tapi ketidakmampuan para raja Iran dan kebijakan negara-negara imperialis membuat Iran tetap terkebelakang. Penemuan minyak menambah urgensi politik dan geografi Iran dan menjadi motivasi bagi intervensi politik dan militer secara langsung mulai dari Uni Soviet, Inggris dan setelah itu Amerika.
Sebagaimana Nasionalisasi Industri Minyak Iran merupakan titik kembali dalam sejarah perjuangan melawan imperialis bangsa Iran, kudeta bulan Agustus 1953 juga merupakan noktah hitam dalam sejarah intervensi Amerika dan Inggris di dunia. Dua negara yang mengaku pelopor kebebasan dan demokrasi melakukan kudeta dan mengembalikan Mohammad Reza Pahlevi ke Iran dan berkuasa di negara ini. Hal ini membuat bangsa Iran semakin bersatu bukan saja untuk mengusir Amerika dari Iran, tapi juga menghapus sistem kerajaan di Iran dan memulai periode baru dalam sejarah Iran
Pesan Rahbar Menyambut Tahun Baru 1400 HS
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengucapkan selamat Nowruz kepada seluruh rakyat Republik Islam Iran dan semua bangsa yang merayakan Tahun Baru Hijriah Syamsiah (HS).
Ucapan selamat tersebut disampaikan dalam pesan dan pidatonya pada Sabtu (20/3/2021) pagi. Dalam pesannya, Rahbar menyinggung beragam masalah yang dihadapi pada tahun 1399 HS dan pandangannya mengenai tahun depan.
Berikut adalah pesan Ayatullah Khamenei menandai Tahun Baru Hijriah Syamsiah atau dikenal dengan Nowruz untuk tahun ini, 1400 HS:
بسم الله الرحمن الرحیم
الحمدلله ربّ العالمین و الصّلاة و السّلام علی سیّدنا محمد و آله الطاهرین
یَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ وَ الْأَبْصَارِ یَا مُدَبِّرَ اللَّیْلِ وَ النَّهَارِ یَا مُحَوِّلَ الْحَوْلِ وَ الْأَحْوَالِ حَوِّلْ حَالَنَا إِلَی أَحْسَنِ الْحَالِ.
Bismillahirrahmanirrahim
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Semoga Allah Swt melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad (SAW) dan keluarganya yang disucikan.
"Duhai Dzat Yang Membolak-balikkan hati dan pandangan, duhai Dzat Yang Mengatur malam dan siang, duhai Dzat Yang Mengubah daya dan semua keadaan, ubahlah keadaan kami pada keadaan yang paling baik."
Saya mengucapkan selamat kepada seluruh rakyat tercinta Iran atas datangnya hari raya Nowruz dan tahun baru Hijiriah Syamsiah (HS), khususnya kepada keluarga syuhada yang terhormat, keluarga veteran, para veteran dan orang-orang yang telah berkorban di jalan ini. Saya juga mengucapkan selamat atas hari raya ini kepada seluruh bangsa yang merayakan Nowruz.
Hari raya kita tahun ini bertepatan dengan hari-hari besar Sya'ban. Kita berharap, karena bertepatan dengan hari-hari besar Sya'ban, Insya Allah berkah yang banyak dari sisi materi dan spiritual akan dilimpahkan untuk tahun baru kita. Tahun 1400 HS adalah tahun yang diberkati karena ada dua pertengahan Sya'ban pada tahun ini, dan masyarakat akan merayakan kelahiran Imam Mahdi af sebanyak dua kali pada tahun ini.
Tahun 1399 HS berakhir dengan berbagai peristiwa, yang sebagian belum pernah terjadi sebelumnya. Salah satu peristiwa yang benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak biasa adalah fenomena Virus Corona, yang telah mempengaruhi kehidupan hampir semua bangsa.
Virus ini telah mempengaruhi sektor bisnis dan mata pencaharian, lingkungan belajar, komunitas religius, perjalanan, olahraga dan berbagai masalah negara lainnya, dan juga telah memukul sektor lapangan kerja. Namun yang lebih pahit dari semua ini adalah meninggalnya puluhan ribu warga tercinta kita, yang berarti bahwa puluhan ribu keluarga bersedih dan berduka.
Pada kesempatan kali ini, saya mengucapkan belasungkawa mendalam kepada semua keluarga yang tercinta dan saya mengungkapkan simpati saya kepada mereka. Saya berdoa, semoga Allah Swt memberikan kesabaran dan pahala kepada para keluarga yang ditinggalkan, dan memberikan rahmat dan pengampunan kepada mereka yang meninggal dunia.
Tahun 1399 HS, dari satu sisi adalah tahun munculnya potensi dan kemampuan bangsa Iran. Dalam menghadapi ujian besar ini, yaitu Virus Corona, rakyat tercinta kita –dari komunitas medis hingga para peneliti dan ilmuwan dan hingga setiap individu masyarakat, kelompok-kelompok jihad dan abdi negara– telah menunjukkan kemampuan besar mereka untuk menangani peristiwa pahit ini.
Meskipun dalam kondisi di bawah tekanan maksimum musuh pada masa sanksi dan tertutupnya berbagai jalan untuk menggunakan fasilitas di luar negara, namun rakyat kita, para ilmuwan kita, dokter kita, perawat kita, tenaga medis dan tenaga kesehatan kita, staf laboratorium dan radiologi kita, –mereka adalah orang-orang yang terlibat dalam perawatan masyarakat– telah mampu menorehkan pengalaman besar yang akan dikenang, dan menunjukkan potensi dan kemampuan besar mereka.
Rakyat Iran juga telah menunjukkan kemampuan mereka dalam menghadapi tekanan maksimum musuh. Musuh-musuh kita, terutama Amerika Serikat, berusaha membuat rakyat Iran bertekuk lutut melalui tekanan maksimum ini. Hari ini, mereka dan sekutunya, yaitu Eropa, secara jelas mengatakan bahwa tekanan maksimum telah gagal. Kita telah tahu bahwa mereka akan gagal, dan kita telah menuju untuk menggagalkan musuh dalam hal ini. Kami tahu bahwa rakyat Iran akan melawan. Namun hari ini, mereka sendiri sedang mengakui kegagalan tekanan maksimum ini.
Slogan tahun 1399 HS adalah "Tahun Lompatan Produksi". Jika saya ingin melakukan sebuah evaluasi dan penilaian berdasarkan semua laporan masyarakat, pemerintah dan berbagai lembaga dan dari berbagai sisi, yang sampai ke tangan kami, saya harus mengatakan bahwa slogan ini telah terwujud pada tingkat yang dapat diterima. Yaitu, lompatan produksi di sebagian masalah negara telah terealisasikan, meskipun tidak seperti yang diharapkan. Artinya, slogan ini terealisasi dalam pekerjaan-pekerjaan infrastruktur dan kontruksi serta sejenisnya. Oleh karena itu, hal ini tidak tampak pada ekonomi umum negara dan kehidupan masyarakat. Gerakan ini belum bisa dirasakan dampaknya.
Harapan kita waktu itu adalah lompatan produksi akan mampu menciptakan solusi bagi kondisi masyarakat. Tentu saja, slogan "lompatan produksi" secara harfiah adalah sebuah slogan revolusioner dalam segala arti kata. Slogan yang penting. Jika slogan "lompatan produksi" terwujud dengan benar di negara, dan insya Allah akan terjadi, maka akan berpengaruh mendalam bagi ekonomi negara, yang akan berpengaruh pada nilai mata uang dan masalah besar ekonomi, dan juga menciptakan rasa percaya diri nasional serta menyebabkan kepuasan publik. Selain itu, juga akan menjadi penjamin keamanan nasional. Jika produksi di negara mengalami lonjakan, dan insya Allah akan terjadi, dan saya berharap akan terjadi, maka manfaat besar ini akan terwujud di dalamnya.
Pertanyaannya mengapa slogan tahun 1399 Hs secara penuh tidak tercapai? Di satu sisi, karena adanya rintangan dan hambatan yang menghadang, dan di sini lain tidak adanya dukungan terhadap produksi. Artinya, produksi membutuhkan dukungan yang memadai secara hukum dari pemerintah, dan langkah untuk menghilangkan hambatan yang merintangi proses produksi.
Misalnya, ketika sebuah pabrik yang beroperasi sekitar setengahnya, dengan tingkat operasional hanya 30 atau 40 persen dari kapasitanya saja, maupun seluruhnya tidak beroperasi; akhirnya bisa beroperasi kembali dengan dukungan para tenaga kerja muda. Dengan kehadiran mereka, dan orang-orang seperti mereka, pabrik tersebut kembali beroperasi hingga menghasilkan produk yang dibutuhkan.
Masalahnya, tiba-tiba muncul produk sejenis yang diimpor dari luar memasuki negara ini melalui tangan para penyelundup, atau amat disayangkan masuk secara legal, karena lemahnya pengawasan hukum. Tentu saja kondisi demikian menyebabkan produksi [nasional] tidak mendapat dukungan. Inilah hambatan produksi yang harus diatasi.
Sejatinya, kegagalan karena tidak adanya dukungan tersebut. Misalnya tidak adanya dukungan di bidang investasi. Investasi di bidang produksi jelas membutuhkan pendukung. Oleh karena itu, siapapun yang bisa berinvestasi maka harus didukung untuk melakukannya, dan kondisi lapangan kerja di dalam negeri harus kondusif, ataupun tidak meningkatkan biaya produksi. Tapi amat disayangkan hal ini tidak terjadi, karena pertimbangan yang seharusnya dilakukan tidak diambil. Sebab tidak memikirkan adanya dukungan, maupun alokasi anggaran untuk produksi. Barangkali ada kasus yang berbeda di tahun 1399 Hs, dengan tahun sebelumnya. Mungkin di tahun 1398 Hs, biaya produksi lebih besar dari biaya di tingkat konsumen, tentu saja ini sebuah masalah yang merintangi kemajuan produksi.
Di tahun 1399 Hs, kita sudah memulai gerakan revolusioner di dalam negeri dan bangsa Iran menyambutnya dengan lompatan produksi dalam tingkat dan ukuran yang terbatas. Tentu saja ini harus terus dilanjutkan.
Tahun 1400 Hs yang diawali pergantian tahun saat ini, sejatinya merupakan sebuah kondisi memasuki era baru, abad baru. Oleh karena itu, masalah nasional harus dipandang secara makro, dan dikalkulasikan secara jangka panjang.
Tahun ini, 1400 Hs, adalah tahun yang sensitif dan penting. Penting karena adanya pemilu yang akan digelar di bulan-bulan awal tahun ini. Pemilu ini bisa memberikan pengaruh signifikan terhadap kondisi negara ini dan peristiwa yang terjadi dan masa depannya.
Pemimpin dan pengelola baru akan bekerja mengelola negara ini. Kemungkinan adalah figur-figur baru dengan tekad baja, yang Insya Allah akan bekerja keras untuk mengelola negara. Oleh karena itu, pemilu tahun ini menjadi momentum yang sangat penting dan sensitif.
Dari sisi ini, lompatan produksi di tahun 1399 Hs sebagai titik penting dalam sebuah gerakan nasional dalam lompatan produksi.
Tahun 1400 Hs menjadi sebuah sarana yang baik bagi pengembangan produksi. Gerakan ini harus ditindaklanjuti secara serius dan harus mendapat dukungan penuh di berbagai bidang mengenai lompatan produksi secara hukum dari negara dan pemerintah, baik dari pemerintah saat ini, maupun pemerintahan yang akan menjabat pada periode mendatang. Insya Allah lompatan produksi akan dicapai dalam makna sebenarnya tahun ini.
Dengan pertimbangan ini, saya mencanangkan slogan tahun ini sebagai "Tahun Produksi: Dukungan dan Penghilang Hambatan". Artinya, produksi menjadi poros utama, yang membutuhkan dukungan memadai, dan diatasinya hambatan dalam produksi nasional. Kita berharap, Insya Allah, dengan karunia Ilahi, slogan ini akan terealisasi. Insya Allah secara khusus saya akan membahas masalah ini di lain waktu yang tepat sebagaimana masalah pemilu.
Semoga Almarhum Imam [Khomeini] dan para syuhada meridhai langkah ini, dan tahun ini menjadi tahun yang diberkati bagi bangsa Iran. Semoga Imam Mahdi af mendoakan bangsa Iran, pejabat dan seluruh individu masyarakat, dan senantiasa mencurahkan perhatiannya kepada bangsa ini .
والسلام علیه و علیکم و رحمت الله و برکاته
Wassalamu 'alaihi wa 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.
Rahbar: AS Keliru dalam Menghadapi Iran dan Kawasan
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Minggu (21/3/2021) menyampaikan pidato di hari pertama tahun 1400 Hijriah Syamsyiah yang disiarkan langsung oleh televisi nasional Iran.
Pidato awal tahun Hijriah Syamsiah, yang disampaikan Ayatullah Khamenei kali ini dilakukan secara virtual karena memperhatikan protokol kesehatan sebagai dampak wabah virus Corona.
Di awal pidatonya, Rahbar membandingkan peristiwa yang menandai masuknya tahun 1300 HS dan 1400 HS. Ia mengatakan, sebuah perbandingan sederhana dan penuh makna, ketika Iran memasuki abad sebelumnya yaitu tahun 1300 HS, jika kita memang memilikinya, di tahun itu adalah waktu dimulainya diktatorisme pemerintahan boneka Reza Khan (Reza Shah Pahlavi) yang kenyataannya merupakan kudeta Inggris lewat perantara dan tangan Reza Khan dengan pemerintahan yang tergantung, diktatorisme dan Inggris di Iran. Tapi masuknya tahun 1400 HS ditandai dengan pemilu, artinya pemerintahan yang bersandar pada independensi dan suara rakyat.
Ayatullah Khamenei menyinggung pemilu presiden Iran, bulan Khordad 1400 HS atau Mei 2021 mendatang, dan menuturkan, pemilu merupakan sebuah bentuk penyegaran di dalam negara yang melalui cara itu, nafas baru ditiupkan ke lembaga eksekutif negara.
Rahbar juga menekankan bahwa dalam pandangan dunia luar, pemilu dengan partisipasi masyarakat menunjukkan kekuatan nasional.
"Dinas-dinas intelijen beberapa negara terutama Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel sejak beberapa waktu lalu berusaha menurunkan partisipasi rakyat dalam pemilu mendatang, dan untuk mencapai tujuan ini, mereka menuduh penyelenggara pemilu Iran sengaja merekayasa hasil pemilu, atau membuat antusiasme masyarakat menurun dengan mengatakan suara Anda tidak berpengaruh sama sekali, dan mereka memanfaatkan secara maksimal dunia maya untuk tujuan ini," paparnya.
Ayatullah Khamenei di bagian lain pidatonya menyinggung soal sanksi dan menegaskan, boikot ekonomi dan sanksi merupakan salah satu kejahatan besar yang dilakukan sejumlah negara, dan hal itu tidak boleh dipandang secara politik dan diplomasi.
Menurut Rahbar, menyanksi sebuah bangsa sehingga tidak bisa mengimpor obat-obatan dan peralatan medis adalah kejahatan, dan kejahatan ini dilakukan sebuah negara semacam AS.
Rahbar pidato tahun baru Iran
Lebih lanjut Rahbar menjelaskan, "Sanksi bagi negara kami adalah kejahatan, tapi juga punya manfaat sehingga kita bisa mengubah ancaman ini menjadi peluang. Para pemuda pekerja keras Iran bertekad kuat dan di beberapa bidang yang di sana barang-barang tergantung pada impor, Iran berhasil memproduksinya sendiri."
Ayatullah Khamenei menuturkan, "idiot" terdahulu (Donald Trump) merancang kebijakan tekanan maksimum agar Iran berada dalam posisi lemah sehingga terpaksa duduk di meja perundingan, dan ia bisa memaksakan tuntutan-tuntutan imperialisnya terhadap Iran, namun ia turun dari jabatan secara memalukan, sehingga selain membuat malu dirinya, juga negaranya sendiri, tapi Iran tetap berdiri dengan kekuatan dan kemuliaan.
Rahbar terkait perjanjian nuklir JCPOA mengatakan, "Kebijakan Iran dalam berinteraksi dengan pihak-pihak JCPOA dan dengan JCPOA sendiri, tegas, dan kami tidak akan melakukan pelanggaran sedikit pun, setelah itu kami akan melakukan verifikasi, jika benar-benar sanksi dicabut, maka tanpa masalah apapun kami akan kembali melaksanakan komitmen. Kami tidak menganggap janji Amerika Serikat bisa dipercaya."
Ayatullah Khamenei menjelaskan, "Beberapa pihak ingin menyampaikan sesuatu kepada AS terkait JCPOA, dan mereka mengatakan JCPOA harus diubah. Benar, kondisi tahun 2015 dan 2016 berubah, tapi perubahan yang tidak menguntungkan AS, sebaliknya menguntungkan kami. Iran sejak tahun 2015 sampai hari ini sudah menjadi semakin kuat. Maka dari itu jika memang JCPOA harus diubah, maka harus menguntungkan Iran, kami berhasil membuat sanksi tak efektif."
Kepada AS, Rahbar mengatakan, "Anda semakin hari semakin bermasalah, dan tidak jelas bagaimana nasib Presiden AS yang sekarang. Kami tidak tergesa-gesa untuk usulan ini. Benar, kami juga meyakini harus memanfaatkan kesempatan, namun kami tidak akan tergesa-gesa, karena dalam beberapa kesempatan, bahayanya lebih besar dari manfaat. Kami menaruh kepercayaan pada AS di masa Barack Obama, dan kami melaksanakan pekerjaan berdasarkan JCPOA, tapi mereka tidak menjalankan komitmennya, dan di atas kertas berkata, sanksi dicabut, tapi mereka menakut-nakuti investor. Komitmen mereka tidak ada nilainya bagi kami."
Rahbar juga menegaskan bahwa masalah Palestina tidak akan pernah dilupakan, dan normalisasi hubungan beberapa negara dengan Israel tidak penting. Agresi militer ke Yaman dimulai di masa Partai Demokrat berkuasa di AS, dan negara itu terlibat dalam kejahatan di Yaman.
Pesan Nowruz Rahbar, Tekanan Maksimum Gagal dan Bangsa Iran Tetap Sukses
Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam, mengucapkan selamat Ied Nowruz kepada seluruh warga Iran, terutama keluarga besar syuhada, veteran dan semua bangsa yang merayakan Nowruz. Dalam pesan di awal tahun 1400 HS, Ayatullah Khamenei menyebut tahun 1399 HS berakhir dengan berbagai peristiwa, yang sebagian belum pernah terjadi sebelumnya, khususnya fenomena virus Corona yang tidak dikenal.
Pemimpin Besar Revolusi Islam menilai meninggalnya puluhan ribu warga tercinta akibat Corona sebagai peristiwa paling pahit di tahun 1399 HS. Ayatullah Khamenei juga berdoa semoga Allah memberikan kesabaran dan pahala kepada keluarga yang ditinggalkan dan memberikan rahmat dan pengampunan kepada mereka yang meninggal dunia. Rahbar tidak lupa mengucapkan belasungkawa mendalam kepada semua keluarga korban.
Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam
Menurut Rahbar, tahun 1399 HS, dari satu sisi adalah tahun munculnya potensi dan kemampuan bangsa Iran dalam menghadapi ujian besar virus Corona dan begitu juga dalam menghadapi tekanan maksimum musuh.
Baca juga: Pesan Rahbar Menandai Tahun Baru 1400 HS
Dengan pandangan yang luas dan komprehensif tentang isu-isu nasional, regional dan internasional, Rahbar menyebut mengalahkan tekanan maksimum musuh sebagai gambaran lain dari kemampuan nasional pada tahun 1399 HS.
"Musuh-musuh kita, terutama Amerika Serikat, berusaha membuat rakyat Iran bertekuk lutut melalui tekanan maksimum ini. Hari ini, mereka dan sekutunya, yaitu Eropa, secara jelas mengatakan bahwa tekanan maksimum telah gagal. Kita telah tahu bahwa mereka akan gagal, dan kita telah menuju untuk menggagalkan musuh dalam hal ini. Kami tahu bahwa rakyat Iran akan melawan. Namun hari ini, mereka sendiri sedang mengakui kegagalan tekanan maksimum ini," ujar Ayatullah Khamenei dalam pesan Nowruz.
Poin penting dalam pesan Nowruz Pemimpin Besar Revolusi Islam yang ditekankan adalah perlunya melanjutkan tekad nasional untuk mendukung produksi dan tidak menyerah pada masalah serta menghilangkan hambatan. Dari perspektif ini, pesan Nowruz dari Pemimpin Besar Revolusi mencakup sistem poin yang berharga dan strategis yang menekankan dua variabel penting.
Variabel pertama, penekanan ditempatkan pada ketahanan dan perlawanan terhadap tekanan dan kesulitan, yang memainkan peran yang menentukan dan strategis dalam bergerak maju untuk membangun masa depan yang lebih gemilang.
Variabel kedua, penekanan ditempatkan pada kelanjutan dan pemeliharaan komponen kemajuan serta upaya untuk menghilangkan hambatan produksi dan kemakmuran ekonomi.
Sejak awal kemenangan revolusi, bangsa Iran telah menghadapi sistem dominasi dan sejak itu tidak akan menyerah sepenuhnya kepada penindas global dan pasti akan melanjutkan jalan revolusi dan konfrontasi dengan para penindas.
Baca juga: Rahbar: Tahun 1400 Hs, Tahun Produksi, Dukungan dan Penghilang Hambatan
Mengatasi kesulitan dan melewatinya dalam semangat akan membuat suatu bangsa lebih kuat serta memperoleh kekuatan dan prestise. Bangsa Iran telah mengatasi kesulitan sejauh ini, dan akan terus melakukannya. Perubahan besar ini merupakan tanda dinamisme dan vitalitas Revolusi Islam yang tidak pernah pasif dan berdiri melawan penindas dengan wawasan dan kesabaran.
Seperti yang ditunjukkan oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam dalam pesan Nowruz-nya, tahun 1400 adalah tahun yang sensitif, penting dan berpengaruh bagi masa depan negara karena pemiliu yang akan digelar di bulan-bulan awal tahun ini dan adanya sarana yang tepat bagi perkembangan lompatan produksi.
Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam
Menjelaskan pentingnya masalah ini, Ayatullah Khamenei menekankan perlunya melanjutkan upaya ekonomi pada tahun 1400, yang sebenarnya merupakan awal abad baru. Dengan pertimbangan ini, Rahbar mencanangkan slogan tahun 1400 sebagai "Tahun Produksi: Dukungan dan Penghilang Hambatan". Karena tahun 1399 telah menciptakan gerakan lompatan produksi yang menjadi landasan yang baik untuk berkembang di tahun baru.
Bangsa Iran, dengan mengandalkan semua kemampuannya, bertekad untuk maju dan menjadi lebih kuat pada tahun 1400 dengan lebih banyak kesuksesan. Dari perspektif ini, pesan dari Pemimpin Besar Revolusi Islam dan pilihan slogan "Produksi: Dukungan dan Penghilang Hambatan" pada tahun 1400, telah menggambarkan cakrawala yang jelas bagi bangsa Iran.
Pesan Rahbar Menandai Tahun Baru 1400 HS
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei menyampaikan pesan Tahun Baru Hijriah Syamsiah (HS) pada Sabtu pagi, 20 Maret 2021.
Berikut adalah pesan Ayatullah Khamenei menandai Tahun Baru Hijriah Syamsiah atau dikenal dengan Nowruz untuk tahun ini, 1400 HS:
بسم الله الرحمن الرحیم
الحمدلله ربّ العالمین و الصّلاة و السّلام علی سیّدنا محمد و آله الطاهرین
یَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ وَ الْأَبْصَارِ یَا مُدَبِّرَ اللَّیْلِ وَ النَّهَارِ یَا مُحَوِّلَ الْحَوْلِ وَ الْأَحْوَالِ حَوِّلْ حَالَنَا إِلَی أَحْسَنِ الْحَالِ.
Bismillahirrahmanirrahim
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Semoga Allah Swt melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad (SAW) dan keluarganya yang disucikan.
"Duhai Dzat Yang Membolak-balikkan hati dan pandangan, duhai Dzat Yang Mengatur malam dan siang, duhai Dzat Yang Mengubah daya dan semua keadaan, ubahlah keadaan kami pada keadaan yang paling baik."
Saya mengucapkan selamat kepada seluruh rakyat tercinta Iran atas datangnya hari raya Nowruz dan tahun baru Hijiriah Syamsiah (HS), khususnya kepada keluarga syuhada yang terhormat, keluarga veteran, para veteran dan orang-orang yang telah berkorban di jalan ini. Saya juga mengucapkan selamat atas hari raya ini kepada seluruh bangsa yang merayakan Nowruz.
Hari raya kita tahun ini bertepatan dengan hari-hari besar Sya'ban. Kita berharap, karena bertepatan dengan hari-hari besar Sya'ban, Insya Allah berkah yang banyak dari sisi materi dan spiritual akan dilimpahkan untuk tahun baru kita. Tahun 1400 HS adalah tahun yang diberkati karena ada dua pertengahan Sya'ban pada tahun ini, dan masyarakat akan merayakan kelahiran Imam Mahdi af sebanyak dua kali pada tahun ini.
Peristiwa-Peristiwa pada Tahun 1399 HS: Virus Corona dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan Masyarakat
Tahun 1399 HS berakhir dengan berbagai peristiwa, yang sebagian belum pernah terjadi sebelumnya. Salah satu peristiwa yang benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak biasa adalah fenomena Virus Corona, yang telah mempengaruhi kehidupan hampir semua bangsa.
Virus ini telah mempengaruhi sektor bisnis dan mata pencaharian, lingkungan belajar, komunitas religius, perjalanan, olahraga dan berbagai masalah negara lainnya, dan juga telah memukul sektor lapangan kerja. Namun yang lebih pahit dari semua ini adalah meninggalnya puluhan ribu warga tercinta kita, yang berarti bahwa puluhan ribu keluarga bersedih dan berduka.
Pada kesempatan kali ini, saya mengucapkan belasungkawa mendalam kepada semua keluarga yang tercinta dan saya mengungkapkan simpati saya kepada mereka. Saya berdoa, semoga Allah Swt memberikan kesabaran dan pahala kepada para keluarga yang ditinggalkan, dan memberikan rahmat dan pengampunan kepada mereka yang meninggal dunia.
Munculnya Potensi dan Kemampuan Rakyat Iran dalam Menghadapi Virus Corona dan Tekanan Maksimum Musuh
Tahun 1399 HS, dari satu sisi adalah tahun munculnya potensi dan kemampuan bangsa Iran. Dalam menghadapi ujian besar ini, yaitu Virus Corona, rakyat tercinta kita –dari komunitas medis hingga para peneliti dan ilmuwan dan hingga setiap individu masyarakat, kelompok-kelompok jihad dan abdi negara– telah menunjukkan kemampuan besar mereka untuk menangani peristiwa pahit ini.
Meskipun dalam kondisi di bawah tekanan maksimum musuh pada masa sanksi dan tertutupnya berbagai jalan untuk menggunakan fasilitas di luar negara, namun rakyat kita, para ilmuwan kita, dokter kita, perawat kita, tenaga medis dan tenaga kesehatan kita, staf laboratorium dan radiologi kita, –mereka adalah orang-orang yang terlibat dalam perawatan masyarakat– telah mampu menorehkan pengalaman besar yang akan dikenang, dan menunjukkan potensi dan kemampuan besar mereka.
Rakyat Iran juga telah menunjukkan kemampuan mereka dalam menghadapi tekanan maksimum musuh. Musuh-musuh kita, terutama Amerika Serikat, berusaha membuat rakyat Iran bertekuk lutut melalui tekanan maksimum ini. Hari ini, mereka dan sekutunya, yaitu Eropa, secara jelas mengatakan bahwa tekanan maksimum telah gagal. Kita telah tahu bahwa mereka akan gagal, dan kita telah menuju untuk menggagalkan musuh dalam hal ini. Kami tahu bahwa rakyat Iran akan melawan. Namun hari ini, mereka sendiri sedang mengakui kegagalan tekanan maksimum ini.
Terwujudnya Slogan "Lompatan Produksi" pada Tingkat yang Dapat Diterima, namun Tidak Seperti yang Diharapkan
Slogan tahun 1399 HS adalah "Tahun Lompatan Produksi". Jika saya ingin melakukan sebuah evaluasi dan penilaian berdasarkan semua laporan masyarakat, pemerintah dan berbagai lembaga dan dari berbagai sisi, yang sampai ke tangan kami, saya harus mengatakan bahwa slogan ini telah terwujud pada tingkat yang dapat diterima. Yaitu, lompatan produksi di sebagian masalah negara telah terealisasikan, meskipun tidak seperti yang diharapkan. Artinya, slogan ini terealisasi dalam pekerjaan-pekerjaan infrastruktur dan kontruksi serta sejenisnya. Oleh karena itu, hal ini tidak tampak pada ekonomi umum negara dan kehidupan masyarakat. Gerakan ini belum bisa dirasakan dampaknya.
Harapan kita waktu itu adalah lompatan produksi akan mampu menciptakan solusi bagi kondisi masyarakat. Tentu saja, slogan "lompatan produksi" secara harfiah adalah sebuah slogan revolusioner dalam segala arti kata. Slogan yang penting. Jika slogan "lompatan produksi" terwujud dengan benar di negara, dan insya Allah akan terjadi, maka akan berpengaruh mendalam bagi ekonomi negara, yang akan berpengaruh pada nilai mata uang dan masalah besar ekonomi, dan juga menciptakan rasa percaya diri nasional serta menyebabkan kepuasan publik. Selain itu, juga akan menjadi penjamin keamanan nasional. Jika produksi di negara mengalami lonjakan, dan insya Allah akan terjadi, dan saya berharap akan terjadi, maka manfaat besar ini akan terwujud di dalamnya.
Penyebab Tidak Tercapainya Secara Sempurna Slogan Lompatan Produksi Tahun Lalu, karena Adanya Hambatan, dan Tidak Adanya Dukungan terhadap Produksi Nasional
Pertanyaannya mengapa slogan tahun 1399 Hs secara penuh tidak tercapai? Di satu sisi, karena adanya rintangan dan hambatan yang menghadang, dan di sini lain tidak adanya dukungan terhadap produksi. Artinya, produksi membutuhkan dukungan yang memadai secara hukum dari pemerintah, dan langkah untuk menghilangkan hambatan yang merintangi proses produksi.
Misalnya, ketika sebuah pabrik yang beroperasi sekitar setengahnya, dengan tingkat operasional hanya 30 atau 40 persen dari kapasitanya saja, maupun seluruhnya tidak beroperasi; akhirnya bisa beroperasi kembali dengan dukungan para tenaga kerja muda. Dengan kehadiran mereka, dan orang-orang seperti mereka, pabrik tersebut kembali beroperasi hingga menghasilkan produk yang dibutuhkan.
Masalahnya, tiba-tiba muncul produk sejenis yang diimpor dari luar memasuki negara ini melalui tangan para penyelundup, atau amat disayangkan masuk secara legal, karena lemahnya pengawasan hukum. Tentu saja kondisi demikian menyebabkan produksi [nasional] tidak mendapat dukungan. Inilah hambatan produksi yang harus diatasi.
Sejatinya, kegagalan karena tidak adanya dukungan tersebut. Misalnya tidak adanya dukungan di bidang investasi. Investasi di bidang produksi jelas membutuhkan pendukung. Oleh karena itu, siapapun yang bisa berinvestasi maka harus didukung untuk melakukannya, dan kondisi lapangan kerja di dalam negeri harus kondusif, ataupun tidak meningkatkan biaya produksi. Tapi amat disayangkan hal ini tidak terjadi, karena pertimbangan yang seharusnya dilakukan tidak diambil. Sebab tidak memikirkan adanya dukungan, maupun alokasi anggaran untuk produksi. Barangkali ada kasus yang berbeda di tahun 1399 Hs, dengan tahun sebelumnya. Mungkin di tahun 1398 Hs, biaya produksi lebih besar dari biaya di tingkat konsumen, tentu saja ini sebuah masalah yang merintangi kemajuan produksi.
Urgensi Pandangan Jangka Panjang terhadap Masalah Nasional
Di tahun 1399 Hs, kita sudah memulai gerakan revolusioner di dalam negeri dan bangsa Iran menyambutnya dengan lompatan produksi dalam tingkat dan ukuran yang terbatas. Tentu saja ini harus terus dilanjutkan.
Tahun 1400 Hs yang diawali pergantian tahun saat ini, sejatinya merupakan sebuah kondisi memasuki era baru, abad baru. Oleh karena itu, masalah nasional harus dipandang secara makro, dan dikalkulasikan secara jangka panjang.
Sensitivitas Tahun 1400 Hs: Pemilu, Urgensi Melanjutkan Pertumbuhan dan Lompatan Produksi
Tahun ini, 1400 Hs, adalah tahun yang sensitif dan penting. Penting karena adanya pemilu yang akan digelar di bulan-bulan awal tahun ini. Pemilu ini bisa memberikan pengaruh signifikan terhadap kondisi negara ini dan peristiwa yang terjadi dan masa depannya.
Pemimpin dan pengelola baru akan bekerja mengelola negara ini. Kemungkinan adalah figur-figur baru dengan tekad baja, yang Insya Allah akan bekerja keras untuk mengelola negara. Oleh karena itu, pemilu tahun ini menjadi momentum yang sangat penting dan sensitif.
Dari sisi ini, lompatan produksi di tahun 1399 Hs sebagai titik penting dalam sebuah gerakan nasional dalam lompatan produksi.
Slogan Tahun 1400 Hs: Produksi, Dukungan dan Penghilang Hambatan
Tahun 1400 Hs menjadi sebuah sarana yang baik bagi pengembangan produksi. Gerakan ini harus ditindaklanjuti secara serius dan harus mendapat dukungan penuh di berbagai bidang mengenai lompatan produksi secara hukum dari negara dan pemerintah, baik dari pemerintah saat ini, maupun pemerintahan yang akan menjabat pada periode mendatang. Insya Allah lompatan produksi akan dicapai dalam makna sebenarnya tahun ini.
Dengan pertimbangan ini, saya mencanangkan slogan tahun ini sebagai "Tahun Produksi: Dukungan dan Penghilang Hambatan". Artinya, produksi menjadi poros utama, yang membutuhkan dukungan memadai, dan diatasinya hambatan dalam produksi nasional. Kita berharap, Insya Allah, dengan karunia Ilahi, slogan ini akan terealisasi. Insya Allah secara khusus saya akan membahas masalah ini di lain waktu yang tepat sebagaimana masalah pemilu.
Semoga Almarhum Imam [Khomeini] dan para syuhada meridhai langkah ini, dan tahun ini menjadi tahun yang diberkati bagi bangsa Iran. Semoga Imam Mahdi af mendoakan bangsa Iran, pejabat dan seluruh individu masyarakat, dan senantiasa mencurahkan perhatiannya kepada bangsa ini .
والسلام علیه و علیکم و رحمت الله و برکاته
Wassalamu 'alaihi wa 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.
Rahbar Ucapkan Selamat Tahun Baru 1400 HS
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengucapkan selamat Nowruz kepada seluruh rakyat Republik Islam Iran dan semua bangsa yang merayakan Tahun Baru Hijriah Syamsiah (HS).
Ucapan selamat tersebut disampaikan dalam pesan dan pidatonya pada Sabtu (20/3/2021) pagi. Dalam pesannya, Rahbar menyinggung beragam masalah yang dihadapi pada tahun 1399 HS dan pandangannya mengenai tahun depan.
Berikut adalah pesan Ayatullah Khamenei menandai Tahun Baru Hijriah Syamsiah atau dikenal dengan Nowruz untuk tahun ini, 1400 HS:
بسم الله الرحمن الرحیم
الحمدلله ربّ العالمین و الصّلاة و السّلام علی سیّدنا محمد و آله الطاهرین
یَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ وَ الْأَبْصَارِ یَا مُدَبِّرَ اللَّیْلِ وَ النَّهَارِ یَا مُحَوِّلَ الْحَوْلِ وَ الْأَحْوَالِ حَوِّلْ حَالَنَا إِلَی أَحْسَنِ الْحَالِ.
Bismillahirrahmanirrahim
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Semoga Allah Swt melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad (SAW) dan keluarganya yang disucikan.
"Duhai Dzat Yang Membolak-balikkan hati dan pandangan, duhai Dzat Yang Mengatur malam dan siang, duhai Dzat Yang Mengubah daya dan semua keadaan, ubahlah keadaan kami pada keadaan yang paling baik."
Saya mengucapkan selamat kepada seluruh rakyat tercinta Iran atas datangnya hari raya Nowruz dan tahun baru Hijiriah Syamsiah (HS), khususnya kepada keluarga syuhada yang terhormat, keluarga veteran, para veteran dan orang-orang yang telah berkorban di jalan ini. Saya juga mengucapkan selamat atas hari raya ini kepada seluruh bangsa yang merayakan Nowruz.
Hari raya kita tahun ini bertepatan dengan hari-hari besar Sya'ban. Kita berharap, karena bertepatan dengan hari-hari besar Sya'ban, Insya Allah berkah yang banyak dari sisi materi dan spiritual akan dilimpahkan untuk tahun baru kita. Tahun 1400 HS adalah tahun yang diberkati karena ada dua pertengahan Sya'ban pada tahun ini, dan masyarakat akan merayakan kelahiran Imam Mahdi af sebanyak dua kali pada tahun ini.
Tahun 1399 HS berakhir dengan berbagai peristiwa, yang sebagian belum pernah terjadi sebelumnya. Salah satu peristiwa yang benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak biasa adalah fenomena Virus Corona, yang telah mempengaruhi kehidupan hampir semua bangsa.
Virus ini telah mempengaruhi sektor bisnis dan mata pencaharian, lingkungan belajar, komunitas religius, perjalanan, olahraga dan berbagai masalah negara lainnya, dan juga telah memukul sektor lapangan kerja. Namun yang lebih pahit dari semua ini adalah meninggalnya puluhan ribu warga tercinta kita, yang berarti bahwa puluhan ribu keluarga bersedih dan berduka.
Pada kesempatan kali ini, saya mengucapkan belasungkawa mendalam kepada semua keluarga yang tercinta dan saya mengungkapkan simpati saya kepada mereka. Saya berdoa, semoga Allah Swt memberikan kesabaran dan pahala kepada para keluarga yang ditinggalkan, dan memberikan rahmat dan pengampunan kepada mereka yang meninggal dunia.
Tahun 1399 HS, dari satu sisi adalah tahun munculnya potensi dan kemampuan bangsa Iran. Dalam menghadapi ujian besar ini, yaitu Virus Corona, rakyat tercinta kita –dari komunitas medis hingga para peneliti dan ilmuwan dan hingga setiap individu masyarakat, kelompok-kelompok jihad dan abdi negara– telah menunjukkan kemampuan besar mereka untuk menangani peristiwa pahit ini.
Meskipun dalam kondisi di bawah tekanan maksimum musuh pada masa sanksi dan tertutupnya berbagai jalan untuk menggunakan fasilitas di luar negara, namun rakyat kita, para ilmuwan kita, dokter kita, perawat kita, tenaga medis dan tenaga kesehatan kita, staf laboratorium dan radiologi kita, –mereka adalah orang-orang yang terlibat dalam perawatan masyarakat– telah mampu menorehkan pengalaman besar yang akan dikenang, dan menunjukkan potensi dan kemampuan besar mereka.
Rakyat Iran juga telah menunjukkan kemampuan mereka dalam menghadapi tekanan maksimum musuh. Musuh-musuh kita, terutama Amerika Serikat, berusaha membuat rakyat Iran bertekuk lutut melalui tekanan maksimum ini. Hari ini, mereka dan sekutunya, yaitu Eropa, secara jelas mengatakan bahwa tekanan maksimum telah gagal. Kita telah tahu bahwa mereka akan gagal, dan kita telah menuju untuk menggagalkan musuh dalam hal ini. Kami tahu bahwa rakyat Iran akan melawan. Namun hari ini, mereka sendiri sedang mengakui kegagalan tekanan maksimum ini.
Slogan tahun 1399 HS adalah "Tahun Lompatan Produksi". Jika saya ingin melakukan sebuah evaluasi dan penilaian berdasarkan semua laporan masyarakat, pemerintah dan berbagai lembaga dan dari berbagai sisi, yang sampai ke tangan kami, saya harus mengatakan bahwa slogan ini telah terwujud pada tingkat yang dapat diterima. Yaitu, lompatan produksi di sebagian masalah negara telah terealisasikan, meskipun tidak seperti yang diharapkan. Artinya, slogan ini terealisasi dalam pekerjaan-pekerjaan infrastruktur dan kontruksi serta sejenisnya. Oleh karena itu, hal ini tidak tampak pada ekonomi umum negara dan kehidupan masyarakat. Gerakan ini belum bisa dirasakan dampaknya.
Harapan kita waktu itu adalah lompatan produksi akan mampu menciptakan solusi bagi kondisi masyarakat. Tentu saja, slogan "lompatan produksi" secara harfiah adalah sebuah slogan revolusioner dalam segala arti kata. Slogan yang penting. Jika slogan "lompatan produksi" terwujud dengan benar di negara, dan insya Allah akan terjadi, maka akan berpengaruh mendalam bagi ekonomi negara, yang akan berpengaruh pada nilai mata uang dan masalah besar ekonomi, dan juga menciptakan rasa percaya diri nasional serta menyebabkan kepuasan publik. Selain itu, juga akan menjadi penjamin keamanan nasional. Jika produksi di negara mengalami lonjakan, dan insya Allah akan terjadi, dan saya berharap akan terjadi, maka manfaat besar ini akan terwujud di dalamnya.
Pertanyaannya mengapa slogan tahun 1399 Hs secara penuh tidak tercapai? Di satu sisi, karena adanya rintangan dan hambatan yang menghadang, dan di sini lain tidak adanya dukungan terhadap produksi. Artinya, produksi membutuhkan dukungan yang memadai secara hukum dari pemerintah, dan langkah untuk menghilangkan hambatan yang merintangi proses produksi.
Misalnya, ketika sebuah pabrik yang beroperasi sekitar setengahnya, dengan tingkat operasional hanya 30 atau 40 persen dari kapasitanya saja, maupun seluruhnya tidak beroperasi; akhirnya bisa beroperasi kembali dengan dukungan para tenaga kerja muda. Dengan kehadiran mereka, dan orang-orang seperti mereka, pabrik tersebut kembali beroperasi hingga menghasilkan produk yang dibutuhkan.
Masalahnya, tiba-tiba muncul produk sejenis yang diimpor dari luar memasuki negara ini melalui tangan para penyelundup, atau amat disayangkan masuk secara legal, karena lemahnya pengawasan hukum. Tentu saja kondisi demikian menyebabkan produksi [nasional] tidak mendapat dukungan. Inilah hambatan produksi yang harus diatasi.
Sejatinya, kegagalan karena tidak adanya dukungan tersebut. Misalnya tidak adanya dukungan di bidang investasi. Investasi di bidang produksi jelas membutuhkan pendukung. Oleh karena itu, siapapun yang bisa berinvestasi maka harus didukung untuk melakukannya, dan kondisi lapangan kerja di dalam negeri harus kondusif, ataupun tidak meningkatkan biaya produksi. Tapi amat disayangkan hal ini tidak terjadi, karena pertimbangan yang seharusnya dilakukan tidak diambil. Sebab tidak memikirkan adanya dukungan, maupun alokasi anggaran untuk produksi. Barangkali ada kasus yang berbeda di tahun 1399 Hs, dengan tahun sebelumnya. Mungkin di tahun 1398 Hs, biaya produksi lebih besar dari biaya di tingkat konsumen, tentu saja ini sebuah masalah yang merintangi kemajuan produksi.
Di tahun 1399 Hs, kita sudah memulai gerakan revolusioner di dalam negeri dan bangsa Iran menyambutnya dengan lompatan produksi dalam tingkat dan ukuran yang terbatas. Tentu saja ini harus terus dilanjutkan.
Tahun 1400 Hs yang diawali pergantian tahun saat ini, sejatinya merupakan sebuah kondisi memasuki era baru, abad baru. Oleh karena itu, masalah nasional harus dipandang secara makro, dan dikalkulasikan secara jangka panjang.
Tahun ini, 1400 Hs, adalah tahun yang sensitif dan penting. Penting karena adanya pemilu yang akan digelar di bulan-bulan awal tahun ini. Pemilu ini bisa memberikan pengaruh signifikan terhadap kondisi negara ini dan peristiwa yang terjadi dan masa depannya.
Pemimpin dan pengelola baru akan bekerja mengelola negara ini. Kemungkinan adalah figur-figur baru dengan tekad baja, yang Insya Allah akan bekerja keras untuk mengelola negara. Oleh karena itu, pemilu tahun ini menjadi momentum yang sangat penting dan sensitif.
Dari sisi ini, lompatan produksi di tahun 1399 Hs sebagai titik penting dalam sebuah gerakan nasional dalam lompatan produksi.
Tahun 1400 Hs menjadi sebuah sarana yang baik bagi pengembangan produksi. Gerakan ini harus ditindaklanjuti secara serius dan harus mendapat dukungan penuh di berbagai bidang mengenai lompatan produksi secara hukum dari negara dan pemerintah, baik dari pemerintah saat ini, maupun pemerintahan yang akan menjabat pada periode mendatang. Insya Allah lompatan produksi akan dicapai dalam makna sebenarnya tahun ini.
Dengan pertimbangan ini, saya mencanangkan slogan tahun ini sebagai "Tahun Produksi: Dukungan dan Penghilang Hambatan". Artinya, produksi menjadi poros utama, yang membutuhkan dukungan memadai, dan diatasinya hambatan dalam produksi nasional. Kita berharap, Insya Allah, dengan karunia Ilahi, slogan ini akan terealisasi. Insya Allah secara khusus saya akan membahas masalah ini di lain waktu yang tepat sebagaimana masalah pemilu.
Semoga Almarhum Imam [Khomeini] dan para syuhada meridhai langkah ini, dan tahun ini menjadi tahun yang diberkati bagi bangsa Iran. Semoga Imam Mahdi af mendoakan bangsa Iran, pejabat dan seluruh individu masyarakat, dan senantiasa mencurahkan perhatiannya kepada bangsa ini .
والسلام علیه و علیکم و رحمت الله و برکاته
Wassalamu 'alaihi wa 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.
Rahbar: Tahun 1400 Hs, Tahun Produksi, Dukungan dan Penghilang Hambatan
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengucapkan selamat Hari Raya Nowruz, dan mencanangkan slogan tahun baru1400 Hijrian Syamsiah sebagai "Tahun Produksi: Dukungan dan Penghilang Hambatan".
Ayatullah Khamenei dalam pesan tahun baru 1400 HS mengucapkan selamat Hari Raya Nowruz kepada warga, khususnya keluarga syuhada, veteran dan seluruh bangsa yang merayakan hari besar ini.
Rahbar berharap tahun 1400 HS akan membawa berkah melimpah dari sisi materi dan spiritual karena tahun baru ini bertepatan dengan hari-hari besar bulan Sya'ban.
Ayatullah Khamenei juga mengisyaratkan bahwa tahun 1400 HS diberkahi karena ada dua pertengahan Sya'ban pada tahun ini, dan masyarakat akan merayakan kelahiran Imam Mahdi af sebanyak dua kali pada tahun ini.
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran mencanangkan slogan tahun 1400 HS sebagai "Tahun Produksi: Dukungan dan Penghilang Hambatan". .
Ayatullah Khamenei menyebut tahun 1399 Hs dipenuhi dengan beragam peristiwa khususnya pandemi Virus Corona.
"Pandemi Corona mempengaruhi kehidupan warga termasuk pekerjaan, proses belajar-mengajar, ritual keagamaan, olahraga dan perjalanan serta berdampak besar terhadap lapangan kerja nasional," ujarnya.
Rahbar menyebut puluhan ribu warga yang meninggal dunia akibat pandemi Corona sebagai peristiwa terpahit di tahun 1399 HS. Dia meminta ampunan dan rahmat ilahi bagi para korban serta mengungkapkan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Ayatullah Khamenei menilai kegagalan "tekanan maksimum" musuh sebagai capaian lain dari kemampuan nasional di tahun 1399 HS. Dia mengatakan, musuh-musuh Iran, khususnya Amerika Serikat berencana menundukkan bangsa Iran, namun kami mengetahui bahwa rakyat melawan dan musuh kalah. Menurut pengakuan AS dan mitra Eropanya, lanjutnya, tekanan maksimum itu gagal.
Lebih lanjut Ayatullah Khamenei mengavaluasi tingkat keberhasilan slogan tahun 1399 HS, yakni Tahun Lompatan Produksi dan mengatakan, berdasarkan berbagai laporan rakyat dan pemerintah, lonjakan produksi berhasil direalisasikan pada tingkat yang dapat diterima.
Rahbar menyebut slogan tahun 1399 HS sepenuhnya revolusioner dan menuturkan, realisasi slogan Lompatan Produksi memiliki pengaruh besar ekonomi di negara termasuk pada nilai mata uang nasional dan juga membuat rasa percaya diri nasional, kepuasan publik dan jaminan keamanan nasional.
Ayatullah Khamenei menyebut pemberian paket insentif termasuk insentif investasi sebagai keharusan lonjakan produksi, dan menambahkan, situasi bisnis di dalam negeri harus sedemikian rupa sehingga orang didorong untuk berinvestasi di sektor produksi dan mencegah kenaikan biaya produksi.
Ayatullah Khamenei juga mengatakan bahwa tahun 1400 HS adalah tahun sensitif mengingat pemilu mendatang dan adanya peluang yang tepat bagi perkembangan lonjakan produksi.
"Pamilu di bulan Khordad 1400 HS dan berkuasanya pemimpin baru serta potensi kemenangan wajah baru dan memiliki motivasi tinggi, membuat tahun ini sangat penting, sensitif dan menentukan masa depan negara," tegas Ayatullah Khamenei.
"Baik pemerintah saat ini dan pemerintah masa depan dengan dukungan hukum harus bekerja merealisasikan lompatan produksi dalam arti yang sebenarnya," pungkasnya.
Khatibzadeh: Iran tidak Menerima Pesan dari AS
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh di sebuah wawancara mengatakan, Iran sampai saat ini tidak menerima pesan baik langsung atau tidak dari pemerintah baru Amerika Serikat.
Seperti dilaporkan FNA, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Jake Sullivan 10 Februari mengklaim bahwa pemerintah baru AS pimpinan Joe Biden tengah memajukan "diplomasi tak langsung" dengan Iran. Ia mengatakan, "Diplomasi dengan Iran tengah berlangsung, tapi tidak dalam bentuk langsung."
Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan
Khatibzadeh Jumat (19/3/2021) saat diwawancarai Kantor Berita Sputnik menepis klaim Sullivan tersebut.
Jubir Kemenlu Iran juga mengatakan bahwa mengingat Washington merupakan pihak yang keluar dari kesepakatan internasional, maka Republik Islam Iran juga tidak berniat mengirim pesan apapun kepada Amerika Serikat.
"JCPOA, sebuah peta jalan yang jelas...Oleh karena itu, berunding dengan AS supaya negara ini kembali ke perjanjian nuklir juga tidak perlu. Kami tidak perlu mengirim atau menerima pesan," tegas Khatibzadeh.
Jubir Kemenlu Iran menjelaskan, "Yang perlu saat ini adalah Amerika mematuhi komitmennya, kembali ke JCPOA dan mencabut sanksi terhadap Iran."
Pemerintah AS tahun 2018 keluar dari JCPOA dan selain menerapkan kembali sanksi yang telah dicabut kepada Iran, juga menjatuhkan sanksi baru kepada Tehran.
Satu tahun setelah keluarnya AS dari JCPOA, Iran masih melaksanakan secara penuh komitmennya di kesepakatan nuklir dan memberi kesempatan kepada negara-negara Eropa untuk menunaikan janjinya mengkompensasi dampak dari keluarnya Amerika tersebut.
Setelah pemerintah Eropa gagal menunaikan janjinya, Tehran mengumumkan akan menurunkan komitmennya di JCPOA dalam beberapa tahap sesuai dengan pasal yang tercantum di kesepakatan ini.
Republik Islam Iran mengumumkan seluruh langkahnya dapat dipulihkan kembali dan jika Washington kembali ke JCPOA, maka Iran juga akan mundur dari langkahnya tersebut.
Selain itu, Republik Islam senantiasa menekankan bahwa JCPOA tidak dapat dinegosiasikan ulang dan penambahan pasal baru di kesepakatan ini tidak dapat diterima.
Barham Salih: Syahid Soleimani Penolong Rakyat Irak Melawan Daesh
Presiden Irak menyebut Syahid Qasem Soleimani sebagai penolong rakyat negaranya di hari-hari sulit ketika kelompok teroris Daesh (ISIS) menyerang Irak.
Barham Salih Jumat (19/3/2021) kepada Televisi Sky News Arabia mengatakan, Syahid Qasem Soleimani termasuk sosok yang membantu Irak di masa-masa sulit invasi Daesh, dan masalah ini tidak boleh disangkal.
Presiden Irak menyebut reformasi di negara ini menghadapi kendala serius dan menekankan, Irak membutuhkan sebuah pemerintahan kuat dan stabil sehingga dapat keluar dari kondisi saat ini, karena struktur politik Irak saat ini menghadapi kesulitan besar dan tidak mampu memenuhi tuntutan rakyat.
"Kami membutuhkan dialog nasional sehingga seluruh pihak berkumpul menyelesaikan kendala dengan memanfaatkan pengalaman mereka," ungkap Salih.
Presiden Irak menyebut penarikan militer Amerika Serikat dari negara ini sebuah keputusan nasional, dan mengatakan, sampai kini pasukan Amerika di Irak dikurangi hingga mencapai 2.500 personel.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, hubungan Iran dan Irak bertumpu pada kesamaan budaya dan sejarah, di mana sampai saat ini terus berlanjut dan stabilitas masing-masing berdampak pada stabilita dan keseimbangan kawasan tetangga lainnya, karena Irak sebagai jembatan hubungan negara-negara kawasan, oleh karena itu, seluruh kawasan membutuhkan keamanan dan stabilitas Irak.
Terkait normalisasi hubungan sejumlah negara Arab dengan Israel, Barham Salih mengatakan, "Irak meyakini hak penuh rakyat Palestina dan komitmen tidak ada perdamaian tanpa terealisasinya hak nasional rakyat Palestina."
Israel Khawatir Partisipasi Hamas di Pemilu
Petinggi Israel masih terus mengkhawatirkan partisipasi Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) dan kemenangan gerakan ini di pemilu Palestina.
Seperti dilaporkan Televisi Kaan News Jumat (19/3/2021), Direktur Dinas Keamanan Dalam Negeri Israel (Shin Bet), Nadav Argaman meminta Ketua Otorita Ramallah Mahmoud Abbas membatalkan pemilu Palestina jika Hamas berpartisipasi.
Argaman mengungkapkan pemintaannya tersebut kepada Abbas saat berkunjung ke Ramallah dua pekan lalu.
Televisi ini mengutip sebuah sumber Palestina menyatakan, Otorita Ramallah menolak permintaan Direktur Shin Bet tersebut.
Pemilu Parlemen Palestina setelah 15 tahun akan digelar 22 Mei dengan partisipasi berbagai faksi Palestina.
Laman Arab 48 melaporkan, berbagai dinas keamanan Israel takut jika Hamas menang di pemilu seperti tahun 2006, faksi muqawama ini selain berkuasa di Jalur Gaza, juga akan mendominasi Tepi Barat.
Amos Harel, pengamat militer di Koran Haaretz menulis, Mahmoud Abbas sampai saat ini tidak mengindahkan peringatan Israel terkait potensi kemenangan Hamas dan berkuasanya faksi ini terhadap wilayah luas di Tepi Barat.




























